Membungkuk adalah latihan yang sangat serius. Anda mesti siap untuk membungkuk, bahkan pada saat terakhir anda. Walaupun mustahil untuk membersihkan diri dari keinginan egosentris kita, kita mesti melakukannya. Hakikat sejati kita menginginkan kita melakukannya.
(Suzuki-roshi, Zen Mind, Beginner’s Mind)
Ini sebenarnya sebuah pekerjaan mudah dalam teori tapi begitu sulit diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi ada beberapa ajaran keagamaan yang begitu keras melarang umatnya untuk membungkuk pada sesuatu seperti berhala. Ajaran agama itu hanya memperbolehkan para penganutnya untuk membungkuk pada Tuhan dan rasulnya, lain tidak.
Maka dari itu, membungkuk tentu saja menjadi persoalan tersendiri bagi orang-orang dengan agama tertentu, padahal dengan membungkuk kita begitu banyak bisa mengambil pelajaran. Membungkuk pada apa pun. Pada siapa pun. Pada musuh kita ketika kita akan memulai sebuah pertarungan, pada istri kita ketika kita berada ditengah-tengah pertengkaran hebat, pada binatang, pada orang-orang yang berpapasan dengan kita, pada apa pun, pada siapa pun.
Lihatlah betapa basar manfaat yang kita dapat hanya dengan membungkuk. Kita ambil satu contoh kecil. Ketika kita sedang menghadapi sebuah pertengkaran hebat dengan suami kita atau dengan istri kita, dan ditengah-tengah pertengkaran yang memuncak itu cobalah rehat sebentar dan kemudian membungkuk. Lihat apa yang terjadi berikutnya? Keajaiban besar apa yang kemudian menyusul? Lanjutkan membaca ‘Membungkuk’
Yang Peduli