Kinhin; Sebuah Meditasi Berjalan

Dalam dunia Zen disamping dikenal meditasi duduk (duduk zazen) terdapat pula meditasi lainnya yaitu meditasi berjalan yang disebut Kinhin.

Dalam Kinhin kita melakukannya dengan cara berjalan perlahan, satu langkah demi satu langkah, tangan berpaut ke belakang, punggung tegak, mata melihat ke bawah, memperhatikan telapak kaki kita dan pernapasan kita. Kita memperhatikan setiap langkah yang kita ambil. Hanya itu saja. Sederhana dan mudah.

Melalui Kinhin ini kita belajar menyadari bahwa langkah yang kita ambil ini tidak akan pernah terulang lagi, jadi kita mesti hati-hati dalam melangkah jangan sampai kita sesali di kemudian hari. Maka dari itu alih-alih melangkah untuk sampai pada suatu tempat atau tujuan dengan segera, Kinhin membimbing kita untuk hadir tepat dimana kita berada. Kinhin membuat kita berfokus bukan pada akhir tujuan, melainkan berfokus pada proses untuk mencapai tujuan itu sendiri.

Kinhin sendiri biasanya dilakukan diantara jeda duduk zazen pertama sebelum kemudian dilanjutkan untuk kembali melakukan duduk zazen yang kedua. Diantara jeda kosong inilah biasanya dilakukan meditasi berjalan selama 10 sampai 15 menit atau lebih. Diakhir periode kinhin, jika anda melakukannya di zendo yang dibimbing oleh seorang guru kita akan mendengar dua lonceng kayu dibunyikan untuk memberitahukan bahwa sesi ini telah usai. Kita menangkupkan kedua telapak tangan kita dan, secara berbaris, berjalan kembali ke bantal kita. Lonceng akan berbunyi lagi; kita membungkuk dan duduk untuk periode zazen berikutnya….

0 Tanggapan ke “Kinhin; Sebuah Meditasi Berjalan”



  1. No Comments Yet

Tinggalkan Balasan




Renungan Hari Ini

All that we are is the result of what we have thought. The mind is everything. What we think we become. ~Zen quotes by Buddha~

Gudang

 

Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930