Aku adalah kematian dan pidato penguburan adalah doaku
Kulenyapkan dan kutunggu mereka yang akan melenyapkanku
Aku adalah ahli sihir yang tak punya daya lagi
Begitulah aku ini hidup dalam kenangan angin
Kutemukan tanda zamanku kini dan kuperdengarkan lagunya
Zaman yang berserakan bagai pasir tapi padu bagaikan batu
Zaman bimasakti dan lempung baja yang terus dipalu
Zaman otak, zaman yang bertanduk dan zaman khayalan
Zaman para boneka dan alat-alat yang menakutkan
Zaman yang mulutnya besar menelan, tak terduga sedikitpun
Namun aku karib, aku terpecah belah dan tak ada yang bisa menyatukan aku kembali
Aku hidup diliputi rahasia di haribaan matahari yang akan terbit
Aku mengungsi ketika malam masih bocah dan kepalaku terkulai di lutut pagi
Aku bangun dan keberangkatanku menuliskan pengungsian baru
Aku adalah dia yang tak pernah ditunggu oleh janji-janji gemerlapan
Aku adalah semangat kenabian yang menyangsikan segala selain Tuhan.
__________________________
Puisi karya : Ali Akhmad Said yang berjudul ‘Neraka’.
0 Tanggapan ke “Neraka”